Gaza – Infopalestina: Meskipun gencatan senjata antara faksi-faksi
perlawanan Palestina dengan pasukan penjajah Israel telah
berlangsung satu bulan lebih, yang secara resmi dimulai pada
19 Juni lalu,namun kondisipos-pos perlintasan perbatasan masih
masih buka tutup. Hal ini jelas bertentangan komitmen awal Israel
yang akan membuka pos-pos perlintasan sesuai dengan kesepakatan
gencatan yang dimediasi Mesir.
Menurut laporan yang dikeluarkan Dinas Operasi Perlintasan dan
Perbatasan, Sabtu (19/07), pasukan penjajah Israel membuka pos-pos
perlintasanterputus-putus dan serung menutupnya di bawah peringatan
yang berkaitan dengan klaim-klaim seputar pelanggaran yang dilakukan
pihak Palestina terhadap kesepakatan gencatan senjatatanpa membuktikan
kebenaran klaim-klaim tersebut. Sehingga pasukan Israel sering membuka
pos-pos perlintasan dan kemudian menutupnya kembali.
Meskipun pasukan Israel mengizinkan pasokan barang ke Jalur Gaza,
namun jenis yang masuk tetap saja sangat terbatas. Jenis barang yang
boleh masuk saat ini, dan itu jumlahnya sangat terbatas dan tidak
mencukupi,tidak lebih dari 71 jenis dari 9 ribu jenis barang yang penah
masuk Jalur Gaza sebelum blokade.
Pos perlintasan Shufa yang terletak di timu Rafah, wilayah selatan Jalur Gaza,
hanya terbatas memasok masuk bahan makanan dan barang konsumtif
lainnya,kadang-kadang digunakan untuk memasok masuk bahan bangunan
yang jumlahnyasekitar 61 jenis, 53 jenis bahan makanan yang sebagian besar
milik Badan Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina UNRWA (United Nations
Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East), Program
Pangan Dunia (FAO) dan Palang Merah Internasional.
Menurut laporan Dinas Operasi Perlintasan dan Perbatasan, ada 21 jenis
barang konsumtif yang masuk dan sebagiannya milik berbagai lembaga
untuk bentuan. Dan juga ada dua jenis bahan bangunan di antaranya besi
yang hanya masuk sekali saja dan dalam jumlah sangat sedikit sekali.
Selebihnya adalah bahan metah yang sangat terbatas dan hanya masuk
sekali saja.
Pos perlintasan lain yang dibuka adalah “Nahel Oz”, di sebelah timur
kotaGaza, untuk memasok 5 jenis bahan bakar yang jumlahnya juga
sangat terbatas. Paroh ketiga bulan Juli Israel tidak mengizinkan pasokan
bensin masuk ke Jalur Gaza. (seto)
|